Ordinary Me

‘writting nonsense just to keep sane’

Dia yang berbicara padaku August 4, 2008

Filed under: antara aku dan Dia — hawe69 @ 9:45 AM

Sudah hutang lama untuk post tulisan ini. Antara males tulis dan masih tidak pede untuk menceritakan pengalaman batin yang menurut gw cukup pribadi, dan seharusnya hanya within me and Him.

Ini cerita tentang my special experience about my faith. Gw bukan tipe yang rajin ke gereja, bukan tipe yang menjalankan 10perintah Tuhan. Tapi gw believe in Jesus dan Dia lah yang selalu menjaga hati nurani gw. He’s my savior.

Nah, pas hari kejadian itu, gw memang sudah bete, beban hati berat dan tidak semangat banget. Persoalan ekonomi yang menjadi beban terberat. Benar-benar sudah expect hari itu akan menjadi one of my bad day. Tetapi, ternyata dapet pencerahan dari Dia.

Waktu berangkat kerja, dapat supir taxi yang ternyata adalah Hamba Tuhan. Dia sudah ikut pelayanan selama setahun terakhir ini. Kalau diliat dari fisik supir, gak bakal percaya deh kalau dia hamba Tuhan, mukanya sangar dan matanya agak-agak tipe ‘licik’ atau penjahat. Supir ini memulai percakapan enteng seperti, gimana sesudah pasca kenaikan BBM, gaji tidak naik tapi biaya hidup naik terus. Supir ini mulai cerita-cerita pengalaman pribadi dan bagaimana Jesus sudah menyentuh hidupnya. Bagaimana kita seharusnya bisa hadapi apa saja asal percaya dengan Dia. Dan sepertinya beban hati gw terangkat, sepertinya Jesus sendiri yang berbicara dengan gw, lewat supir itu. Jadilah gw tiba di kantor dengan perasaan yang lebih lega, beban hati berkurang.

Pas pulang kantor, naik taxi, eh dapat lagi supir yang baik hati seperti pagi tadi. Lucunya, dia cerita kalau dari pagi dia tidak dapat customer. Sudah nongkrong di jalan jaksa tapi tamunya diambil taxi lain mulu. Gw pikir, yah pasti tamunya pilih taxi lain karena supir ini juga yang tipe yang agak kasar, galak dan terlihat jahat. Ternyata fisik tidak menentukan sifat. Lalu dia bilang, dia nyebut dalam hati: “Tuhan, mau kasih cobaan apalagi ke saya. Saya sudah sabar begini kok masih dibuat susah”. Kata dia, setelah nyebut begitu , eh, dia dapat tuh tamu. Bolak-balik akhirnya setoran mencukupi. “Jadi memang Tuhan itu kalau mau kasih rejeki ada waktunya kali, kitanya yang harus sabar” kata pak supir ini. Seperti teguran buat gw… Lagi-lagi seperti Jesus sendiri yang bicara ke gw, kena banget rasanya.

Lucunya , pas lewat gardu tol, tukang karcis tol tumben-tumbenan menyapa pak supir ini : “Apa kabar , Pak”. Sang supir sempat melongo dan jawab “Baik, Pak”. Dia bilang :” Baru kali ini ada penjaga tol yang ramah ke saya, pakai tanya apa kabar segala”. Trus gw bilang :” Mungkin itu Tuhan yang tanya kali Bang… karena abang sudah dapet setoran, makanya abang jawab Baik..coba kalau belum..” hahaha.. Si supir ketawa dan bilang ya, kadang Tuhan memang bicara dengan kita lewat yah orang-orang yang kita temui…

Pokoknya hari itu, gw benar-benar merasa Jesus begitu dekat di hati…walaupun tidak terlihat di mata.

Advertisements
 

One Response to “Dia yang berbicara padaku”

  1. meltarisa Says:

    Waw, it’s like you’re having an extended chapter of ‘God explained on a Taxi ride” :’)

    @Mel : ehm, jadi maluuuu… pendosa tp masih dapet pencerahan.. hihihi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s